Going Home
Pagi ini lagi packing, mau pulang ke rumah di palembang. Bingug apa yg mau dipacking selain oleh2 dan baju baru utk Imlek, karena baju tidur gw, sandal jepit gw, daleman gw, alat mandi gw, dll semuanya ada di rumah. Apalgi duit, mama papa yg akan sediain.
Tiba2 aja gw jg sadar, ketika kita bakal pulang ke rumah masa depan, kita jg ga perlu bawa apa2 ya.., krn semua sudah tersedia di situ. Kita ga perlu bawa rumah kita yg besar, bawa sepatu Nike kita, tas Guess kita, apalg bawa2 duit dan deposito. Krn Bapa sudah menyediakan semua yg kita perlukan di sana, karena itu rumah kita juga, barang kita urah ada di sana.
Selama di perjalanan menuju ke rumah itu doang kita cm perlu hal2 duniawi, kita perlu uang utk hidup selama di jalan, utk makan spy ga laper, beli pakaian supaya ga kedinginan.. Kalo kita punya lebih, kita bagi ke yang ga punya, spy mereka juga bs lanjutkan perjalanan ke rumah masa depan yg mereka tuju.
Menyimpan terlalu banyak hal yg ga kita perlu cm akan memberatkan kita selama di perjalanan. Karena kalo habis, Bapa yg pingin kita sampai dengan selamat jg akan menyediakan buat kita. Karena Bapa itu baik, bener kan? Dia tau kapan kita butuh, Bapa akan kirim “orang”Nya utk bantuin kita, entah sopir pas kita butuh tumpangan, atau penjual makanan ketika kita laper, atau siapapun.
![]()
Terima kasih untuk semuanya, Tuhan :’)
Selamat pagi, dunia!
Trans Sarbagita di Bali: Solusi Transportasi yang Murah dan Nyaman
RUTE
Denpasar-Badung-Gianyar-Tabanan
TARIF TIKET
Umum: Rp.3.500,- per orang, dekat jauh.
Pelajar: Rp.2.500,- per orang.
Tidak ada perbedaan harga untuk turis
Tiket bis dibeli di atas bus atau halte yg ada petugas pengawas. Jangan lupa minta tiket yaa..
Untuk sementara, bus yang sudah beroperasi adalah:
Rute koridor 2: Batu Bulan-Nusa Dua pp.
JAM OPERASI
05.00-21.00 WITA
Setiap 15 menit sekali.
Ke depannya, Sarbagita juga rencananya akan nyampe ke Ubud, Uluwatu, tapi bukan dengan bus,melainkan elf. Wooohooo!!! Bravooo!!!
Ke depannya, transportasi ini memiliki prospek baik dan menjanjikan bagi pariwisata Bali.
Yaaa, gini donggg.. Bali gitu lho, tujuan pariwisata Internasional, masa ga maju2. ![]()
Abis ini, tlg itu airport Ngurah Rai dibenahi, haha..
Good progress, Government!
Semoga ke depannya tetap lancar nyaman dan sistemnya tlg supaya bersih dari korupsi, jangan malah jd lahan korupsi baru. Rakyat ini udah cukuplah dibuat bohwat oleh Pemerintah. Tadi aja petugasnya hampir (ke)lupa(an) ngasih tiket kalo ga ditagih
” I’m gay. So what? “
Tadi pagi, di timeline twitter gw, ada beberapa hal yg kontradiktif:
* Di satu sisi, tmn gw yang gay sangat terbuka bahwa dia gay, dia juga memperjuangkan kesamaan hak untuk kaum gay.
* Di sisi lain, ada temen gw yg mengekspresikan kejijikannya ketika ada gay duduk di sebelah dia dan dia menilai itu sebagai suatu kenajisan.
Terlepas dari sudut pandang agama, mari kita lihat dari sisi kemanusiaan dan sosial.
Dulu, sebelum gw ketemu banyak temen-temen aneh yg gw kenal dari ACI, gw cenderung sama halnya dengan sebagian besar orang di masyarakat yang men-judge dari penampilan dan status sosial. Di ACI, let me tell you, terlalu banyak orang “tidak lazim”. Ya, bukan aneh kok, cuma ga lazim. Aja
But they teach me more than what I knew before!
Orang-orang aneh itu memiliki pandangan yang..”WOW!” soal banyak hal.
Si gay itu, fotografer dan no one can guess about the misery of his childhood if he did not tell you. Dia satu2nya gay dari sekian gay yg gw tau, yg punya keberanian sebesar itu utk mengatakan pada dunia bahwa, “Hi, I’m gay.. So what?” di tengah negeri yg penuh judgement negatif ini. Holysyit! He is sooo cool, isn’t he?
Proud!
Ada lagi si anak seni, acak2an, gimbal, kerjaannya minum bir tiap hari. Well, I’m proud of him coz at least he is the real man who stands for those who suffered because of unfair treatment or natural disaster. He ownes two NGO, and he has a very liberal political and religious views. Proud!
Masih banyak lagi orang2 “tidak lazim” lainnya. Yang ngadopsi anak malah milih yang sakit lalu benar-benar disembuhkan karena cinta kasih mereka. Yang meninggalkan pekerjaannya dan sekarang memilih jalan lain untuk menemukan jati diri mereka.
Orang2 gay, gimbal, jobless, -or whatever you name it- do more for others, for this country, and for any other human being than you do. So, shut your mouth up!
They are, countless!! I am proud of them, no matter what others, including you, say about them. I ♥ them!, indeed..
Cuma mau pesen, don’t judge people from its cover, apalagi pake bawa2 duit dan status sosial segala. Because they might be better than you, in a million ways..
“Sayang sekali…”
Mungkin banyak dari kita yang mengatakan atau ditujukan kalimat ini sepanjang hidup kita. Kerapkali, kalimat ini diucapkan kepada kita ketika ada kesempatan yang dirasa sengaja kita lewatkan namun menurut orang lain berpotensi besar bagi masa depan kita. Tapi nyatanya, ga se”sayang” itu kok. We know ourselves better than anyone else; and God even know us the best and may He guide you, not others.
Ketika gw resign dari perusahaan gw yang pertama, managernya bilang, “sayang sekali, padahal kan di sini udah enak dan ada kesempatan baik untuk berkarir buat kamu..ga mau kamu pikirin lagi?”
Sekarang juga ketika resign dari perusahaan gw yang belakangan, bosnya sangat sangat menyayangkan pemberhentian gw. “kamu yakin? coba pikirin lagi. Soal salary kita bisa nego.”
Well, tentu saja, bos gw itu semuanya lebih tua dari gw, dan mereka lebih punya banyak pengalaman, dan mungkin mereka emang tulus ketika mengatakan itu.
Tapi, bukan ga mungkin itu karena perusahaan tidak mau mengeluarkan cost lebih untuk pengganti kita, susah cari orang lagi, susah diajarin lagi.
Mungkin juga, itu bener-bener kita qualified dan sudah menjadi asset perusahaan, dan menyayangkan kita bener-bener dalam arti untuk berkembang di perusahaan itu.
Tapi gw sekarang udah sangat yakin, atasan yang baik akan:
• Menaikkan gaji sebelum kita belum bilang resign, karena mereka akan kasih lebih kalo emang kita pantes. Jangan keburu kita lama ngerasa ga pantes dulu dan keburu dapet kerjaan lain yang lebih bagus. Well, kerjaan bukan melulu soal gaji, tapi hidup juga butuh duit. Selama untuk hidup aja pas-pas an, udah waktunya cari perusahaan yang menghargai kita lebih baik.
• Akan mendukung kita bila kita memang pindah ke perusahaan yang lebih baik, yang bisa membuat kita lebih maju, mereka akan support penuh.
Jadi intinya, jgn susah-susah dulu mikirin perusahaan, pikirin dulu untuk perkembangan kita. Ketika udah yakin, ya udah, jalanin aja.
Masih banyak “sayang sekali yang lain..” tentunya. Sayang sekali putusin tu cowok. Sayang sekali ga ambil kerjaan itu, jarang sekali kesempatannya. Blah..blah..blah..
Well, tiap orang dimaksudkan untuk jalan yang berbeda-beda. Buat gw, gw yakin gw akan lebih “sayang” yang lain: sayang banget kalo kmrn gw ga resign gw ga akan sampai di mana gw sekarang berada, sayang karena gw ga akan ikut ACI, sayang bahwa gw ga akan di Bali, sayang bahwa gw ga akan ketemu orang-orang hebat itu, sayang bahwa gw ga akan..sedekat ini dengan mimpi gw, sayang bahwa..mungkin gw ga akan sempat untuk bermimpi.
Sekali lagi, semua orang dimaksudkan untuk hal yang berbeda-beda. Yang penting, kalo memang udah yakin yang terbaik, jangan takut untuk ngejalaninnya, sejauh cara kita juga baik-baik. Percaya deh, ga ada yang sia-sia kok. Siapapun ga akan jadi benci sama kita cuma karena kita ngejalanin apa yang mereka harapkan. Justru yang paling mungkin benci adalah diri kita sendiri, ketika nanti kita ngucapin, “sayang banget waktu itu gw nggak…” (isi sendiri)
Berdoa, bermimpi, percaya, dan jalanin deh. Yang Di Atas akan selalu punya cara yang sangat luar biasa, untuk membuat kita mendapatkan apa yang kita minta.
Thanks be to God!
Pempek Lenggang
Pempek panggang Lenggang
Di mana-mana
Tapi yg di foto ini di gerobak kaki lima sebelah gerobak Es Mamat
Lapangan Hatta, Palembang
Rp. 9.000,- s/d Rp. 10.000,-
Es Mamat
Es Mamat
Lapangan Hatta Palembang
Rp. 9.000,- per gelas
Pilihan: Kacang, alpukat, tapai, cincau, campur
Mi Celor Palembang
Mi Celor 26 Asli H.M. Syafei
26 Ilir Palembang
Rp. 10.000,- per porsi
Kerupuk ikan keriting dijual terpisah
Srikayo
Srikayo
Makanan khas Palembang
Biasanya dijual di restoran-restoran khas Palembang
Rp. 2.000,- per buah
Sop Sapi Bang Kumis
Sop RM Bang Kumis
Jl. Veteran 77 Palembang
RM Bang Kumis memang terkenal dengan sopnya. Berbagai pilihan sapi bisa Anda ambil sendiri ketika datang: daging, babat, usus, dll. Harga tergantung dari pilihan Anda.
Untuk kuah tersedia 2 pilihan: kuah bening atau kuah susu (maksudnya adalah kuah santan).
Harga: Rp. 25.000 untuk daging+babat+kuah bening porsi 3 orang.
Sate Bang Kumis
Sate RM Bang Kumis
Jl. Veteran 77 Palembang
Sate ayam Rp. 3.500,- per tusuk
Sate kambing Rp. 4.500,- per tusuk







