” I’m gay. So what? “

June 5, 2011 at 5:47 am (Friends, Inspiration, Opinion, Universal) ()

Tadi pagi, di timeline twitter gw, ada beberapa hal yg kontradiktif:
* Di satu sisi, tmn gw yang gay sangat terbuka bahwa dia gay, dia juga memperjuangkan kesamaan hak untuk kaum gay.
* Di sisi lain, ada temen gw yg mengekspresikan kejijikannya ketika ada gay duduk di sebelah dia dan dia menilai itu sebagai suatu kenajisan.

Terlepas dari sudut pandang agama, mari kita lihat dari sisi kemanusiaan dan sosial.

Dulu, sebelum gw ketemu banyak temen-temen aneh yg gw kenal dari ACI, gw cenderung sama halnya dengan sebagian besar orang di masyarakat yang men-judge dari penampilan dan status sosial. Di ACI, let me tell you, terlalu banyak orang “tidak lazim”. Ya, bukan aneh kok, cuma ga lazim. Aja :) But they teach me more than what I knew before!

Orang-orang aneh itu memiliki pandangan yang..”WOW!” soal banyak hal.

Si gay itu, fotografer dan no one can guess about the misery of his childhood if he did not tell you. Dia satu2nya gay dari sekian gay yg gw tau, yg punya keberanian sebesar itu utk mengatakan pada dunia bahwa, “Hi, I’m gay.. So what?” di tengah negeri yg penuh judgement negatif ini. Holysyit! He is sooo cool, isn’t he? :) Proud!

Ada lagi si anak seni, acak2an, gimbal, kerjaannya minum bir tiap hari. Well, I’m proud of him coz at least he is the real man who stands for those who suffered because of unfair treatment or natural disaster. He ownes two NGO, and he has a very liberal political and religious views. Proud!

Masih banyak lagi orang2 “tidak lazim” lainnya. Yang ngadopsi anak malah milih yang sakit lalu benar-benar disembuhkan karena cinta kasih mereka. Yang meninggalkan pekerjaannya dan sekarang memilih jalan lain untuk menemukan jati diri mereka.

Orang2 gay, gimbal, jobless, -or whatever you name it- do more for others, for this country, and for any other human being than you do. So, shut your mouth up!

They are, countless!! I am proud of them, no matter what others, including you, say about them. I ♥ them!, indeed.. :)

Cuma mau pesen, don’t judge people from its cover, apalagi pake bawa2 duit dan status sosial segala. Because they might be better than you, in a million ways.. ;)

Permalink 4 Comments

2010: Life must go on

December 31, 2009 at 6:25 pm (Contemplation, Love, Motivation, Opinion, Shout out!)

Malam ini tahun baru. Di tengah hiruk pikuk tiupan terompet dan nyalanya kembang api, sebuah moment sok melow terlintas di otak gw..

Tadinya, NYE thn ini gw ga tau mau ngapain, ada acara apa. Tapi menjadi jelas ketika cow gw ga bs NYE-an bareng. Di tengah ke-BT-an itu, somehow, amazingly, dpt sesuatu yang asik, and at the end, gw ternyata tetep bisa hepi ngerayain NYE brg keluarga..

Dipikir2, hidup itu emg gitu2 aja ya siklusnya..at the end you’ll get to the point “LIFE MUST GO ON”
Bahkan ketika kita terluka, ga sreg, gagal (belum berhasil), but we have to deal with life, ga ada tawar2an dg waktu.

Beberapa hari yang lalu, temen lama gw tiba2 ngomong suka sama gw sudah sejak 4 tahun yang lalu. Di satu sisi gw appreciate krn dia brani ngomong walau udah tau dg sejelas2ny gw udah punya cow. Tapi di sisi lain, gw smpt bingung pas dia tanya, gmn ngelupain gw..

Yeeee, mana gw tau? Yang paling gampang lupa sih personally adalah dg menyadari dengan sesadar2nya kebusukan org itu. Haha.. Jahat y gw..

Melupakan mantan gw yang satu, sangatlah susah. Bahkan membutuhkan waktu bertahun2 untuk pulih dan belajar melepaskan. Tapi utk ngelupain mantan gw yang lain, sangat gampaaangggg.. Karena dia terlalu jahat buat diinget lg, bahkan buat maafin dia,jgn,bukan bukan..buat ngeliat dia pun ga sudi lg gw (jgn ditiru!! But pleasee don’t even give me a speech as I’m not even done with myself to deal with it). But, klo kebetulan ketemu, mgkn gw msh bs pasang senyum palsu utk 2 menit maksimal. Ok, skip this bast*rd.

Ketika gw blm bs melepaskan apa yang pernah menjadi milik gw atau yang benar2 gw inginkan namun (belum atau) tidak bisa menjadi milik gw, oh Gosh.. You can’t imagine how it feels.

It feels like, lo tinggal maju sejengkaaall lagi dpt permen yg lo sangaaattt suka, tp tangan lo ga nyampe, trus tiba2 tu permen disamber burung, yang pas terbang lagi kesamber geledek, dan permennya jatoh ke laut, trus dimakan hiu yang kemudian ditembak pemburu. Kebayang ga keselnya? Atau malah bingung? Hehe..

Tapi toh hidup harus tetep maju. Terserah gmn caranya, tapi please, jalani aja hidup lo. Mungkin utk sesaat lo akan ombang-ambing ga tau mau ngapain, mau ke mana, sm sp, bla3x. Yah nikmati sajalah utk sejenak. Pengen apa, ya lakukan aja selama ga mengganggu orang lain.

But you’d better hurry.
Jangan kelamaan ya, nti orang laen mah keburu seneng2, drpd susah, lebih enak kita hepi2 jg..
Gw paling sebel klo kita sok ga bs hepi krn org laen. Go after your happiness laaahhh.. life must go on kok.

Semoga gw ga pernah menghambat kebahagiaan orang lain yaaa..

Terima kasih 2009.. Selamat datang 2010..
Fight the best for this yeaaarrrrr.. Can’t wait! :D

PS: first time blogging from my mobile ph loohh.. Yeaaahhh.. Wkwk.. (Norak? Ga penting? Udah tau! hehe)

Bandung, 1 Januari 2010

Permalink 1 Comment

Segelas Minuman Hangat

October 22, 2009 at 3:45 pm (Friends, Shout out!, Study / Work)

Segelas minuman hangat

Selepas SMA, anak-anak di pulau sebrang seperti kami biasanya sudah akan ‘merantau’ untuk menempuh pendidikan di pulau sebrang lainnya. Kami sudah belajar untuk berpisah dari keluarga saat itu.

Being homesick sudah biasa dialami sebagian besar dari kami, apalagi anak kos-an. Biasanya teman se-kampung halaman atau sekomunitas yang biasa membuat kami lebih tegar dan betah. Kami saling menjaga, saling memperhatikan, dan saling menguatkan. Berbagai peran kami lakoni:

  • Ibu yang merawat ketika sakit, bahkan aku tidak perlu mengunci pintu krn mereka takut aku akan pingsan (lagi) di dalam kamar :)
  • Ayah yang memarahi di saat ada gebetan yang dirasa tidak pantas atau pacar yang berlaku seenaknya, walau nasehat tetap tidak didengar :)
  • Kakak yang akan selalu membantu mengusir kecoa atau sekedar cicak raksasa :)
  • Adik yang menemani berbelanja atau sekedar nonton bioskop ketika mood udah ga bs dikontrol, kecuali nonton film hantu tentunya :)
  • Teman wanita yang akan siap sedia menampung curhat, cerita hingga pagipun tidak masalah.
  • Bantal di kamar sebelah pun akan selalu tersedia bila dibutuhkan untuk menangis ketika kami terlalu malu untuk menangis di pundak yang lainnya..
  • Saling membangunkan dengan ’ketokan dinding’ untuk jam kuliah yang paling menyiksa, yaitu jam 7 pagi.. Bila sudah terlambat untuk mandi, kami hanya menertawakan yang lain ketika hanya sempat cuci muka dan sikat gigi.,
  • Atau sekedar memasak indomi dan ngerumpi di tengah malam –tidak lagi peduli menjadi gendut, tapi tetap terus aja makan walau omelan semacam ini tak berhenti, ”gilaa, nanti jd segendut apa nih..”—
  • Atau sekedar sms dadakan di tengah kuliah, ”pergi yu, tmnin gw ke chiwalk sore ini gmn?gw butuh refreshing nih..” Kita tidak perlu bertanya ”ada apa?” krn kita hanya tau satu hal, yaitu kita memang perlu ada saat itu..

McD atau Pizza Hut delivery adalah option menyenangkan kala lapar di saat hujan mengguyur rumput luas di luar sana. Pak Satpam akan selalu siap menerima, dan kami mengambilnya di bagian resepsionis. Ah, mungkin hidup yang dulu memang terlampau enak..

Kehidupan malam kami menyenangkan. Kami adalah muda mudi yang bebas, dan merdekaaaaa!!

”Li, sil, turun yuk, kami udah di bawah. Makan di ’ceumar’ yuk..?”

Orang gila.. Kami melongok ke jendela dan sudah ada 2 motor dengan satu makhluk ceking di salah satunya, dan makhluk big size di motor lainnya..

Angin dingin Bandung jam 12 malam kami lawan dengan jaket tebal untuk sekedar makan di ’ceumar’. Berangkaaaattt!!!

Keesokannya:

Jam 7 pagi ada kuliah, mata takkan mampu membuka. Mengingat-ingat hari ini apakah akan ada quiz. Tidak ada kah?? Bagus, sms teman, minta titip absen kalo bisa, teman akan sedikit mengomel memang krn tidak ada teman untuk mengobrol di kelas, tapi, apa boleh buat, maafkan aku kali ini, teman.. dan aku bisa.. tidur lagiiiiii..!!! Zzz..

Selalu.. Kala itu banyak yang akan selalu ada di saat kami memerlukan satu sama lain..

(Mantan) Pacar yang selalu sibuk pun tidak menjadi masalah :)

Dinginnya..

Aku lupa sekarang aku masih berada di kantor..Uuh, kenapa AC di kantor2 ini harus selalu sedingin ini..

Namun, terasa sedikit kehangatan.. Rupanya tanganku sedang memegang gelas berisi minuman hangat. Aku lupa aku baru saja membuatnya.

Hangatnya merambati ujung jari, lalu jariku, ke tangan, lengan, dan hatiku. Aneh.. hatiku hangat ketika mengingat mereka..

Kehidupan sekarang sudah lebih keras, dan aku juga sudah harus lebih keras lagi..

Ketika aku pulang ke kamar kosku beberapa malam belakangan ini, hanya kesunyian yang menyapaku.. Hanya tv yang sedang tertidur. Laptop yang membisu. Ranjang lemari, dan meja itu? Mereka bahkan tidak menyapaku! Sungguh tidak sopan..!!

Mereka, kehangatan yang aku rasakan, pun sudah sama sibuknya. Aku yakin, kebanyakan dari mereka merasakan hal yang sama, ketika semua sudah tidak lagi sama..

Tempat baru, teman baru, lingkungan baru, bukan masalah. Namun tetap saja, semua sudah tak sama lagi.. tidak ada senyum yang sama lagi..

Kebahagiaan kita pun, sudah tidak sama lagi, sama sekali dunia yang berbeda..

Tentu saja, karena kita beranjak dewasa!

Namun teman, di manapun, kapanpun, kalian butuh segelas kehangatan, kita akan selalu berada di hati yang sama, untuk memberikan kehangatan itu..

Salam hangat selalu,
Diana

Permalink Leave a Comment

A Bit of Secret & Apreciation

October 7, 2009 at 3:47 pm (Family, Inspiration, Traveling)

Din, kok boleh sih pegi2 traveling gitu oleh nyokap bokap lo? Biasanya kan dilarang2.. takut inilah, itulah, di jalan ginilah, banyak orang jahat lah..”

A Bit of Secret

Tak banyak yang tahu perjuanganku pada mulanya.
Let me tell you a bit of secret..

Aku anak gadis biasa. Orang tuaku mencintaiku lebih dari apapun, seperti orang tua pada umumnya. Perjalanan pertamaku ketika solo backpacking ke Malaysia pada Agustus 2008 hampir saja cm jadi tiket pesawat yang hangus.

papa: “GIMANA KALO ADA APA2?!?!”
diana: “papa percaya Tuhan ga? doain aja, saya juga berdoa, dan akan ada Tuhan yang selalu melindungi, sepanjang jalan.. saya yakin..”
(ga segamblang ini sih kalimatnya, haha, tapi kurang lebih begitu maksudnya)
Lalu papa pergi ke kamar, ga mau tahu.. :(

Tinggallah mamaku marah2 sampai nangis melarangku pergi di 2 hari menjelang hari keberangkatan.

Saat itu aku cm ingat 1 orang yang mgkn bs membantuku, Nancy (duta besar CS Indonesia, komunitas traveler), yang seorang traveler, tapi juga seorang ibu. Aku cerita lewat YM, lalu dia mengajariku langkah2 untuk mendapat izin. Mulai dari memberi semua nomor telp CSers Malaysia yang akan aku temui, menghubungi duta besar CS Malaysia dan meminta mereka ngomong by phone sama mama ku, sampai menyuruhku untuk mengikat janji untuk menelepon mamaku setiap hari dan setiap berpindah tempat/kota untuk mengabarkan bahwa aku baik2 saja.

Akhirnya aku diijinkan, dengan sejuta nasehat, dan sedikit keterpaksaan..

Ini copy paste kata2 Nancy pas chatting, yang sampe kapanpun akan kuingat, “Diana, trust me, ini susah aja yang pertama kali, harus buang gensi, tapi setelah ini elu selamat kembali sampe rumah, mau ke ujung arab juga elu dicuekin ama emak elu. Kesan pertama mesti sukses, sekali gagal, elu tak akan selamat, kepercayaan itu susah.”
Dan dia memang benar.. Selanjutnya sampai sekarang, semua ijin keluar tanpa kesulitan sama sekali, muluss.. :D

“Thousands miles of journey begin with a single step” – Lao Tzu

Kalau kalian punya mimpi, teman.., melangkahlah dulu 1 langkah baru kau pikirkan kekhawatiranmu..

A Bit of Apreciation

Nancy mengajariku untuk tegar, berani, dan sedikit nekat menggapai mimpi. Terima kasih, Nancy.. Sebagai apresiasiku, aku akan juga menularkan semangat ini ke teman2ku.., tuk bantu misimu terwujud, “membuktikan semua orang Indonesia bisa traveling..” :)   Di sini aku belajar satu hal lagi,yaitu belajar ngotot.

“Ngototlah klo yakin akan melakukan sesuatu yang benar, yang lo mau. Pray, have faith that God will lead your way.. Fight for it..Boleh minta pendapat, tapi take the decision by yourself. Krn lo yang tau terbaik buat diri lo ndiri, bukan orang lain, bahkan –hate to say this– kadang orang tua pun tidak..”

Many Girls are Like Me Out There

Perjalananku telah dimulai..

Suatu malam di Pulau Perhentian, Malaysia, hanya ada suara ombak dan angin malam saat aku dan Barbara (my travelmate, CSers dari Eropa) sedang duduk di beranda.

Aku ingin menangis, mengingat aku tidak dilepas dengan rela. Sedikit sakit hati karena belum dipercaya. Sedikit lagi, mungkin kesepian. Ketika aku menyebut hal itu, dia pun berkisah..

Umur 14 tahun adalah saat pertama dia mulai traveling. Saat itu ia ingin keliling dunia, dan pergi dari negaranya. Orang tuanya tidak mengijinkan, tapi dia ngotot. Dia lebih parah, ga bawa HP dong. So, kita travelmates nya jg mengalami sedikit kesulitan untuk keep touch with her along the way. I don’t know the reason but I’m sure she has one.

Dia bilang, Every parents must have worried about their children’s traveling everywhere alone. They do, even till now, my parents still do.. The only reason they do it because they love us..”, and she smiled when saying the last word.

Air mata itu sekarang beneran menetes. Yah, so what? It means they love me, right? Nothing to worry about it. Then I keep moving on, step ahead on my journey, with proud, love, and smile..

Make Your Mama Proud (MYMP)

Perjalananku di Malaysia bermuara di Malaka, dan di sana juga aku bertemu orang tuaku krn mereka lagi berobat bersama teman mereka dari Palembang. Di sana, kubawa papa ketemu CS Malaka yang udah papa-papa juga, dan bs bahasa mandarin. Pas ke sana, sambil ngobrol dengan CS Australia yang juga lagi datang ke sana, aku menguping pembicaraan mereka, “Ohh, anak sekarang ga ky kita jaman dulu. mereka sekarang udah masa global, bla3x..”
Diam2 aku tersenyum.. hmmmm..

Selepas itu, pas makan malem dengan temannya, terjadi percakapan luar biasa. Temen papa: “dari mana anak lo?” Papa: “dari mana lah pulau Perhentian, trus dari KL..”
Temen papa: “di mana tuh Perhentian?”
Papa: “sekitar 8 jam dari KL”
Temen papa: “wahh.. berani ya anak lo..itu kan jauh.. trus sendirian?”
Papa: *tersenyum bangga* “iya..berani dia..iya, sendirian..”
Lho, lho, lhoooo?? Papaaa..??

Kemudian, aku tersenyum.. Lega bercampur senang..

“Keberanian itu bukanlah keberanian bila tidak ada ketakutan, karena keberanian itu ADA ketika menghadapi ketakutan..”


Cerita ini boleh berakhir di sini, tapi perjalananku selanjutnya dan selanjutnya lagi masih menantiku..

Then, it’s your turn..
When you’re ready to face the fear and deal with the way towards your dream?

When will you make your mama proud with a new path in your life?

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” ( Fil 4: 13)


Dua belas hal yang harus dibangun dalam hidup:
1.Pikirkan apa yang berani Anda impikan.
2.Inginkan apa yang berani Anda pikirkan.
3. Putuskan apa yang berani Anda pikirkan.
4.Rencanakan apa yang berani Anda putuskan.
5.Lakukan apa yang berani Anda rencanakan.
6.Yakini apa yang berani Anda lakukan.
7.Perjuangkan apa yang berani Anda yakini.
8.Sukseskan apa yang berani Anda perjuangkan.
9.Nikmati apa yang berani Anda perjuangkan
10. Syukuri apa yang berani Anda nikmati.
11. Bagikan apa yang berani anda nikmati itu kepada orang lain dan,
12. Kembalikan apapun yang telah terjadi kepada Allah dengan kerelaan dengan keberanian.
-petrusp-

Itu yang bisa aku bagikan. Sekarang, selamat merenung & berjuang mencapai mimpi kalian masing2 teman..

Saranku, pertimbangkan hal2 penting, namun jangan berpikir terlalu banyak, lakukan saja.. :)

PS: Artikel ini kemudian dimuat di buku Nancy Margaretha yang berbau2 “Jempol di Eropa” :p , dengan izin penuh dari penulis. Terbit Maret 2010.

Permalink 2 Comments

Poem: Sisterhood

May 1, 2009 at 4:08 pm (Friends, Inspiration, Poem & Prosa)

Jakarta, 01 May 2009

SISTERHOOD

When I’ve to let you go at the airport four years ago,
We couldn’t help our tears falling down..
But we were trying to be strong,
As we know that it is not for forever..

Day by day, year by year
We undergo this tough lifes in our way..
In different way but we never forget
the place where we belong to be..

E-mail and phone calls are the only things we have
to kill the time and distance among us..
Though sometimes it’s too busy for us to write something,
but we never forget to reply to a friend who needs our supports or just a simple funny story..

We share
Laughter and tears,
Love and hatred,
We are always there for each other..

Though sometimes we can’t help being selfish
But we’re always able to deal with that
We always know where to go
when we have nowhere to shelter..

* For those who call each other ‘sisters’ instead of ‘buddy’ or ‘best friends’ *

With Kisses & Hugs,
Lili

Permalink Leave a Comment

“Message in a Bottle”

March 14, 2009 at 7:18 am (Lover)

Tissiue berserakan di meja dan kursi kamar kos ku.. Novel itu baru saja selesai kubaca…

Melempar pesan dalam botol ke dalam laut adalah salah satu hal romantis yang kurencanakan akan kulakukan dalam hidup.. ^^

Seperti judulnya, novel itu bercerita tentang pesan dalam botol yang dikirimkan seorang lelaki, ditemukan seorang wanita, dan pada akhirnya hal itu akan mempertemukan keduanya, membuat mereka jatuh cinta, dan mengubah hidup mereka selamanya..

Kisah yang klise, ya? Terdengar biasa saja..

Namun sampai di tengah cerita, tokoh utama lelaki dan wanita tersebut harus memilih antara cinta atau prinsip dan kehidupan yang mereka miliki sebelumnya.

Konflik ini bisa kukatakan, hampir sama, dengan yang kualami. Jadi aku sangat antusias dan penasaran gimana solusi yang ditawarkan pada novel ini. Terus dan terus kubaca..

Sampai pada akhirnya, konflik tersebut selesai dengan perpisahan antara keduanya, berpisah begitu saja!, namun aku tau, masih ada beberapa puluh lembar halaman yang tersisa..

Tidak..!! cerita ini belum berakhir, dan seharusnya tidak menyedihkan seperti ini, berlalu begitu saja.. Cinta terlalu indah untuk menjadi cerita yang ‘hanya’ seperti ini.. Saat itu aku belum tau bahwa ada yang lebih menyedihkan dari yang kubayangkan pada titik ini.. Siaal..

Makin kubalik halaman tersebut, akhirnya aku sampai pada saat di mana Ayah lelaki tersebut memanggil wanita tersebut untuk datang ke rumah mereka untuk sesuatu yang sangat penting.., dan ternyata inilah yang akan mengubah hidup mereka selamanya.. Apakah itu??

Silahkan hubungi saya bila ada yang ingin meminjam novel tersebut, hehehe.. dgn senang hati dan tanpa bayaran, saya akan meminjamkannya, hehe..

Aku selalu lihai menebak akhir sebuah cerita di novel atau film, nyaris tidak pernah salah. karena itu aku sedikit bosan dengan cerita yang dapat kutebak, atau malah sebaliknya tidak dapat kutebak tapi dibuat2 jd ga masuk akal, kok ceritanya jadi aneh..

Novel itu banyak bicara soal pantai, berlayar, menerbangkan imajinasiku ke beberapa pantai indah yang pernah kudatangi, dan sesaat rasanya ingin berjalan di pantai, hanya untuk memikirkan beberapa hal dalam hidup, masa lalu ataupun masa depan.. Ah, kenapa di Kelapa Gading ga ada pantai.. ==’ *ignore this*

————————————————————————————

Yang jelas, novel ini banyak membuatku berpikir tentang hal2 yang sebenarnya kutakuti, kumimpikan, dan tentang cinta itu sendiri. Kadang pas baca, aku mengangguk dan berpikir, “iya ya, aku ternyata begitu..”

Novel ini banyak mengangkat tentang hal-hal tentang cinta yang mungkin tidak kita sadari selama ini, tapi ada di suatu tempat di hatimu.. Terlepas dari membaca novel ini atau tidak, ada baiknya kadang kita memikirkan itu.. Karena hal itu begitu indah..

Ya, cinta selalu indah.., walau dalam sakitnya.. :) )

————————————————————————————

Reference: Novel “Message in a Bottle” versi Bahasa Indonesia karangan Nicholas Sparks, yang juga mengarang novel “A Walk to Remember”.

Permalink 2 Comments

I Hate.. (LDR!)

January 23, 2009 at 1:37 pm (Inspiration, Lover, Poem & Prosa) (, )

I Hate..

I hate when I can’t come straight to hug you,
when I’m excited and wanna let you know how happy I am..
I hate when I can’t find your shoulder to cry on,
when I’ve lost my energy to stand up on my own feet..

I hate when you can’t be by my side to walk with me,
and let other guys think twice before asking me to go out..
I hate when you tell me about a mysterious call coming to you,
and I even can’t see what number it is..

I hate it when I have to sleep or watch movies to wash away my bad mood,
instead of calling you at noon to tell you about everything..
I hate at that time I have to wait so long till you coming back from the office at night,
just to hear you say through phone: “everything will just be all right..”

I hate to wait so long before I can hold your hand when you drive,
and tell you a funny story of mine..,
In that way, I can hear your guffaw of  Ha-Ha! and see how you can’t stand it,
even you’ve to hold your stomach and hardly keep the wheel in the right direction..

I saw the shooting stars,
and made a wish to bring you here..
I hate when I found out that nothing happened,
and finally start to think that the legend is a lie..

I hate when I know you’re having stomach ache or just a simple dizzy,
and I can’t even help to ‘puk3′ your head to make you comfort and feel fine..
I hate that even the first-aid-kit box I gave you can be there,
and not meeeeeee…

Hate this! Hate this! Hate this!
I hate being in a long distance relationship!!

Don’t tell me that I am so selfish,
as I know I am..
Don’t tell me that it is not love,
as I hate these because I love you so much..

Knowing that I can do nothing about it,
I will just sit and wait here,
until your next coming home..
But please.., hurry-up..!


Long distance relationship

Long distance relationship

Permalink 5 Comments

Saat semua sudah menjadi “Tinggal Kenangan”…

January 21, 2009 at 12:48 pm (Contemplation, Lover) (, , )

Saat denger sebuah lagu di kos seorang teman, kami diam.., seolah sibuk dgn bayangan masing-masing tentang kisah di balik lagu ini. Tiba-tiba pertanyaan itu tercetus begitu saja tanpa pikir panjang dari mulutku, “Apa mungkin, kematian kekasih kita baru mampu menyadarkan kita akan seberapa besar cinta kita?”

~~~~~ OoO ~~~~~

Banyak fase, PHASE, dalam hidup kita yang dapat mengantar kita menuju kontemplasi mengenai orang-orang yang kita sayangi.

Mana yang lebih kita cintai? Read the rest of this entry »

Permalink Leave a Comment

Sepotong cerita : Masih banyak kebanggaan

September 3, 2008 at 11:38 am (Contemplation, Friends, Motivation, Projects, Religious, Study / Work) (, , , )

Bandung, 3 September 2008

Malem ini baru pulang dari pembubaran panitia J**** 2008
(lomba *biiip* tingkat nasional gt) . Sampai pembubaran pun, masih ada keributan, hehe..honestly, ini kepanitiaan
paling2 acak2an yang pernah gw gabung (okeyy, I’m not proud of this one,
hehe..) , panitia yang paling banyak konflik seumur2, tapi jg kepanitiaan yang Read the rest of this entry »

Permalink 3 Comments

Surabaya: Sampoerna Best Student Visit 2008

July 30, 2008 at 12:17 pm (Friends, Study / Work) (, , )

PS:

Blog ini tidak dibuat untuk membandingkan perusahaan tertentu dan dijadikan referensi, ataupun dibayar oleh salah satu pihak untuk sarana pemasaran, melainkan hanya pengalaman pribadi yang tidak ditujukan untuk dikomersilkan.

—————————————————————————————————–

Hari itu, 23 Juli 2008, 05.30 am., Bandara Bandung dipenuhi oleh 15 anak berbaju merah yang mengantri di loket Merpati Airlines tujuan Surabaya untuk check-in. Read the rest of this entry »

Permalink 1 Comment

Next page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 386 other followers