Kursus Persiapan Perkawinan

20 May

Berikut langkah-langkah untuk mengesahkan pernikahan di Gereja Katolik:

1. Datang ke sekreatariat Gereja, cari jadwal Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) yang terdekat.

2. Siapkan berkas yang diperlukan dan daftarkan segera diri Anda dan pasangan untuk mengikuti KPP.

3. Membayar biaya yang diperlukan. Untuk referensi, kemarin saya KPP sepasang bayar Rp.200.000,- untuk 5 hari kursus.

4. Ikuti KPP dan dapatkan sertifikatnya.

5. Bawa sertifikat KPP ke sekretariat Gereja kembali untuk menjadwalkan Kanonik (sejenis wawancara dengan pastor).

6.Tunggu dispensasi dari Uskup setempat (bagi kawin campur).

7. Daftarkan tanggal perkawinan di sekretariat Gereja.

8. SIAP-SIAP NIKAH! :)

Yang dipelajari di KPP (paling tidak, berikut materi umum yang saya dapatkan di KPP Katedral Denpasar):

1. HIV/Aids

2. Ekonomi dalam Keluarga

3. Cara Mendidik Anak

4. Mengenak Diri dan Pasangan

5. Perkawinan dalam Gereja Katolik

Yang perlu dicatat adalah, di KPP tidak membahas secara spesifik tentang agama, namun lebih ke persiapan pernikahan secara umum (kecuali sesi mengenai Pernikahan dalam Gereja Katolik yang membahas syarat dan ketentuan menikah di dalam Gereja).

Kesan Mengikuti KPP:

1. KPP ini sangat memberikan banyak pengetahuan baru, terutama untuk yang akan berumah tangga. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak saya dan pasangan yang terjawab di sesi KPP ini. Selain itu, banyak pasutri (pasangan suami istri) yang kami kenal memberikan inspirasi dan menyediakan diri mereka untuk dihubungi bila kami membutuhkan konsultasi apapun. Sudut pandang netral yang dibagikan pasutri itu turut memberikan teladan dan pandangan positif bagi kami.

2. Selama beberapa hari pertemuan KPP ini, kami juga mengenal banyak pasangan lain sebagai teman baru.

3. Membuka mata kami tentang banyaknya konsultasi keluarga dan parenting yang ada di kota kami, yang sebelumnya belum kami ketahui. Untuk ke depannya, kami juga berencana mengikut beberapa sesi tersebut.

Pernikahan / Kawin Campur

Saya juga baru tahu, ternyata, pernikahan kawin campur itu:

1. Secara sipil, negara tidak dapat mencatat pernikahan beda agama. Aturan ini umumnya ada di seluruh Indonesia. Namun, untuk khususnya, dapat ditanyakan kembali ke kantor sipil yang terkait. Untuk dicatat di sipil, ada syarat tertentu:

a.) Pernikahan dilangsungkan di salah satu agama mempelai.

b.) Bila di Denpasar, kantor sipil membutuhkan surat (sebagai formalitas) dari Gereja saya yang menyatakan bahwa pasangan sedang belajar agama Katolik.

2. Agama selain Katolik di Indonesia tidak dapat mengesahkan kawin campur di dalam agama tanpa salah satu pasangan harus pindah agama. Namun Gereja Katolik mengijinkan kawin campur dengan syarat tertentu:

a.) Pasangan non-katolik menyatakan kesediaannya untuk menikah di dalam Gereja Katolik

b.) Pendidikan anak secara Katolik (misal, disekolahkan di sekolah Katolik)

c.) Mendapat dispensasi dari Uskup setempat

d.) Tidak ada hal lain yang menghalangi pernikahan, selain perbedaan agama.

 

Itu dulu sedikit untuk pencerahan bagi yang membutuhkan. Jadi, bagi yang pernah mendengar bahwa “Pernikahan kawin campur itu tidak mungkin diakui agama dan negara” adalah salah. Menurut saya pribadi, di mana ada cinta dan kemauan, bila tidak ada hal lain yang menghalangi selain perbedaan agama, maka sepatutnya diperjuangkan. Tuhan aja ngajarin kita tentang hukum utamanya yaitu Kasih dan Cinta kok, masak’ Tuhan mau ‘agamanya’ memisahkan mereka? :)

Cheers!

3 Responses to “Kursus Persiapan Perkawinan”

  1. TAG December 2, 2013 at 6:11 pm #

    Hi,
    Boleh tau KPP selama 5hr itu apa dalam 5 minggu?
    Apakah ada info untuk l KPP di katedral denpasar biasanya diadakan setiap berapa bulan?
    Thanks

  2. admin December 2, 2013 at 11:05 pm #

    Halo Theresia,

    Di tempat saya, 4 hari dilakukan berturut-turut (misal: senin-kamis, jam 18.00-21.00), dan 1 hari lagi di akhir Minggu (sabtu / minggu) dg sesi lbh panjang (jam 08.00-17.00).

    Di Katedral Denpasar, KPP dilakukan setiap 2 bln sekali, di bulan ganjil.

    Bila mau menanyakan sesuatu, dapat lgs ke sekretariat Denpasar, yg terletak di lantai basement. Jam buka resmi 09.00-17.00 setiap hari kerja, tp saya sarankan dtg jam 10.00-12.00 atau 13.30-15.00 krn terkadang di luar jam itu tidak ada orang.

    Semoga menjawab ya..

  3. kenzie May 23, 2014 at 6:16 am #

    Makasih mbak dian heheee.smoga langgeng ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,026 other followers

%d bloggers like this: